Lumba-lumba 1,65 Meter Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Timur Pangandaran
Lumba-lumba 1,65 Meter Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Timur Pangandaran
PANGANDARAN, JABARHOT.MY.ID – Seekor lumba-lumba ditemukan mati setelah terdampar di kawasan Pantai Timur Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026).
Penemuan mamalia laut tersebut menghebohkan warga sekitar. Saat ditemukan di pesisir, lumba-lumba dengan panjang sekitar 1,65 meter itu sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Kepala BKSDA Pangandaran, Kusnadi, membenarkan adanya temuan tersebut. Ia menduga kondisi cuaca yang panas dan kemarau panjang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan lumba-lumba tersebut berada terlalu dekat dengan pesisir.
Menurut Kusnadi, keberadaan lumba-lumba di perairan Pangandaran memang berkaitan dengan ketersediaan ikan-ikan kecil sebagai sumber makanan. Ketika musim kemarau, ikan-ikan tersebut disebut cenderung berada di perairan yang lebih dangkal sehingga lumba-lumba mengikutinya.
“Kami menduga matinya lumba-lumba itu disebabkan karena mencari ikan terlalu menepi,” ujar Kusnadi.
Ia menambahkan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas jeratan jaring maupun sayatan pada tubuh satwa tersebut. Kondisi itu memperkuat dugaan bahwa lumba-lumba mengalami masalah akibat berada terlalu lama di perairan dangkal dengan paparan cuaca panas.
Fenomena serupa juga pernah terjadi di wilayah Pangandaran. Kemarau panjang dapat membuat ikan-ikan kecil bergerak menuju perairan dangkal yang lebih hangat. Lumba-lumba yang mengikutinya berpotensi ikut terjebak di kawasan tersebut.
Sementara itu, Kasatpolairud Polres Pangandaran AKP M. Anang Tri Sodikin mengatakan hasil pengukuran menunjukkan lumba-lumba tersebut memiliki panjang sekitar 1,65 meter dengan berat diperkirakan mencapai 80 kilogram.
Petugas juga mencatat ukuran sejumlah bagian tubuhnya, antara lain sirip depan sekitar 70 sentimeter, sirip punggung 35 sentimeter, ekor 40 sentimeter, kepala 40 sentimeter, serta lingkar mulut sekitar 25 sentimeter.
Setelah dilakukan pengecekan dan koordinasi dengan pihak terkait, bangkai lumba-lumba tersebut kemudian dievakuasi dan dikuburkan di kawasan Pantai Timur Pangandaran.
Petugas mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan satwa laut yang terdampar di sepanjang pesisir Pangandaran. Informasi yang cepat dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat sekaligus menjaga kebersihan dan keamanan kawasan pantai.
Redaksi JabarHot